Ocehan Kelabu

by - Agustus 23, 2018

Pict Pinterest

Tuhan memelukmu erat malam ini kekasih, bersama sentuhan hangat yang kutitipkan melalui-Nya

Aku tak pandai berkata manis, bersikap romantis, atau berkisah melankolis.
Hanya sedikit ingin menghibur jiwa yang sedang memendam tangis atas kisah yang tak sesuai coret garis.
Selamat malam wahai jiwa yang terpatahkan? Eh bukan. Maksud aku bukan terpatahkan retak hatinya, bertepuk sebelah tangan, atau cinta tak sampai.
Kekasih yang ku maksudkan di awal tadi adalah jiwa ini sendiri. Jiwa raga yang seharusnya selalu kita kasihi dan sayangi.
Tuhan memelukmu erat, kasih.
Jangan retak apalagi sampai patah, hanya sebab harapmu belum sampai. 
Tuhan lebih tau mana yang terbaik untukmu.
Kasih,
Mungkin Tuhan hanya ingin menjagamu dari sesuatu yang tidak kau tahu selanjutnya.
Mungkin Tuhan ingin menunjukkanmu jalan lain yang lebih benar.
Mungkin Tuhan siapkan satu kisah yang lebih indah dari harapmu yang tak sampai itu.
Mungkin.
Sebab manusia hidup selalu beriringan dengan kemungkinan-kemungkinan yang ada. Ketetapan dan kepastian selalu ada di tangan-Nya.
Sedikit bersabar lagi kasih, tenangkan.
Semoga harap terwujud dan pastikan hatimu baik-baik saja.


(Disampaikan oleh aku kepada sisi lain dari aku)

You May Also Like

0 Comments